Ulasan Buku Novel Karya Dewi Lestari

By Eka Frasisca → Jumat, 07 September 2018
Dewi Lestari atau biasa menggunakan nama pena “Dee” merupakan salah satu penulis wanita multitalenta dari Indonesia. Ia lahir di Bandung pada 20 Januari 1976 dan merupakan kakak dari vokalis Mocca yaitu Arina. Dee sudah mulai aktif menulis sejak 2001, dan sudah membuat banyak karya yang disukai masyarakat. Semua buku karyanya menjadi best seller karena menyuguhkan cerita tidak biasa dibalut dengan kata-kata indah yang dapat menyihir pembacanya.

Hasil gambar untuk novel dewi lestari
 
Karya terakhir yang ditulis oleh Dee berjudul Intelegensi Embun Pagi yang terbit Februari 2016 yang lalu, IEP merupakan seri terakhir dan penggenap dari lima judul Supernova yang sebelumnya. Supernova sendiri merupakan kisah petualangan para peretas, infiltran, dan sarvara dalam upaya untuk kembali mengingatkan manusia yang terlahir lupa untuk kembali ke kodrat awalnya dan bisa lepas dari hidup di samsara.

Serial Supernova mempunyai enam judul dan yang pertama diterbitkan tahun 2001 berjudul Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh dan juga merupakan karya pertama Dee. Novel tersebut juga telah difilmkan dan mendapat respon positif dari masyarakat. Seri kedua berjudul Akar yang terbit setahun setelahnya yang berkisah mengenai perjalanan Bodhi sebagai karakter utama.

Seri ketiga berjudul Petir yang diterbitkan tahun 2004 dan wanita muda di Bandung bernama Elektra sebagai fokus cerita. Setelah Petir, pembaca serial ini dibuat menunggu lama untuk dapat menikmati cerita selanjutnya. Partikel akhirnya diterbitkan tahun 2012 dan berkisah mengenai Zahra yang berprofesi sebagai fotografer alam liar dan tinggal di London. Kisah Alfa sebagai pialang bursa saham di Amerika kemudian dapat dinikmati para pembaca dua tahun kemudian dan merupakan seri ke 5 Supernova. Dan Intelegensi Embun Pagi merupakan seri penutup kisah Supernova. Dalam seri terakhir ini semua tokoh dalam seri sebelumnya bertemu dan berpetualang ke Asko untuk menyelesaikan misi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa serial Supernova merupakan Masterpiece dari Dewi Lestari. Tapi karyanya di luar Supernova juga ternyata mendapat respon bagus dari pembaca dan pemerhati Sastra bahkan sudah difilmkan juga, beberapa karya tersebut adalah:

Filosofi Kopi


Filosofi Kopi merupakan kumpulan cerita dan prosa yang Dee tulis selama 10 tahun dari 1995-2005. Menurut Tempo, Filosofi Kopi adalah karya sastra terbaik 2006.

Rectoverso


Pada 2008 Dee juga meluncurkan karya yang berbeda berjudul Rectoverso, karena menggabungkan buku dan lagu. Cerita yang ia tulis merupakan jabaran dari lirik lagu atau sebaliknya.

Perahu Kertas

Terbit pada 2009, Perahu Kertas merupakan salah satu novel terbaik Dee Lestari. Bercerita mengenai kisah Kugy dan Keenan dan segala macam lika-liku percintaan yang mereka hadapi. Walau ceritanya lebih ringan daripada Supernova, tapi Dee kembali lagi berhasil merangkai kata-kata yang dapat menyentuh pembacanya. Terbukti dengan filmnya yang sukses dibuat dalam dua seri.

Madre

Diterbitkan tahun 2011 dan berisi kumpulan cerita serta puisi yang dibuat Dee.

Alasan utama mengapa bacaan yang ditulis Dee selalu menjadi best seller dan adaptasi film layar lebarnya juga sukses memikat hati adalah kemampuan Dee mengolah kata-kata yang dapat menghanyutkan pembacanya. Bila membaca berbagai karya Dee, kita akan dimanjakan dengan kata-kata yang dapat membuat haru, bahagia, ataupun menangis sesegukan. Sebagai penulis Dee berhasil menghantarkan kata dalam merangkai cerita dengan baik. Selain itu, buku yang ia tulis juga terkesan mempunyai cerita yang baru dan fresh, bahkan bisa merangkai kisah cinta yang klise menjadi sesuatu yang terasa berbeda seperti yang ia lakukan dalam novel Perahu Kertas.
tips media online net
Tips Media Online Net

Media online yang mengulas tentang berbagai tips dan cara kesehatan, keuangan, perawatan, fashion, dan lainnya. Semoga ulasan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi Anda.

No Comment to " Ulasan Buku Novel Karya Dewi Lestari "